Thursday, November 24, 2011

Milan Takluk, Berlusconi Tetap Bangga

Bookmark and Share  
MILAN – Walaupun AC Milan takluk 2-3 di tangan Barcelona dalam pertandingan penyisihan grup Liga Champions matchday kelima, Presiden Rossoneri Silvio Berlusconi melindungi timnya dengan tetap bangga atas kinerja para pemain di lapangan.  
Melihat bagaimana Zlatan Ibrahimovic cs menunjukkan permainan yang bagus melawan Barcelona, Berlusconi yakin, Milan tak kalah hebat dengan klub asuhan Pep Guardiola itu.  
"Kami baik, bermain baik, Barcelona hanya bermain sedikit lebih baik dari Milan," kata Berlusconi seperti dilansir Tribalfootball, Kamis (24/11/2011).  "Saya ingin kami memainkan bola di lapangan dan menjaga penguasaan bola, dan Barcelona saat ini tidak lebih baik dari kami," tandasnya. 
Barcelona memimpin grup H dengan perolehan 13 poin, disusul Milan dengan koleksi 8 poin dan di belakang mereka ada Viktoria Plzen yang mengumpulkan 4 poin, serta BATE di posisi juru kunci dengan poin 2. Pertandingan fase grup masih menyisakan satu pertandingan lagi, namun Barcelona dan Milan sudah memastikan diri lolos ke fase knock out.

sumber : kompas.com

Allegri: Kalah tetapi Lebih Percaya Diri

Bookmark and Share  
MILAN — Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri tak ambil pusing dengan kekalahan yang diterima oleh timnya dari Barcelona dalam laga penyisihan Grup H Liga Champions, Kamis (24/11/2011) dini hari. Meski harus menelan kekalahan tipis 2-3, Allegri menilai Milan justru telah bermain dengan lebih berani dan lebih percaya diri. 
"Kami mengakhiri pertandingan ini dengan kekalahan, mungkin dengan layak, tetapi dengan kepercayaan diri yang lebih besar daripada sebelumnya. Barcelona bermain dalam 95 menit dengan cara yang seperti selalu mereka lakukan, sementara kami terus mengancam mereka," katanya seperti dilansir oleh Football Italia. Baik Barcelona maupun Milan telah memastikan diri masuk ke 16 besar sebelum melakoni laga ini sehingga kekalahan 2-3 tidak mengancam posisi "Rossoneri" kritis. 
Namun, Milan hanya harus puas duduk di peringkat kedua. Allegri puas dengan penampilan timnya malam ini. Menurut dia, pertandingan melawan Barca menunjukkan kualitas permainan Milan sampai saat ini. "Saya pikir sangat penting bagi kami untuk melakoni pertandingan seperti ini, menghadapi tim ini dengan bermain secara terbuka untuk melihat pada peringkat mana kami berada," katanya. 
Dibandingkan dengan pertandingan tandang sebelumnya di Barcelona, Allegri justru melihat kemajuan dalam performa Alessandro Nesta dan kawan-kawan. Mereka tampil lebih berani dan menunjukkan bahwa Milan bukanlah lawan yang mudah. Namun, mereka juga mengakui kualitas Barcelona, termasuk penyerang andalnya, Lionel Messi. "Idealnya adalah menjaga Lionel Messi dengan ketat. 
Namun, itu bukan hal yang mudah karena dia tidak akan memberikanmu kesempatan. Malam ini kami lebih menekan ke depan dan bermain dengan menyebar. Kami membuat sesuatu lebih sulit bagi mereka. Namun, kami membuat kesalahan dalam gol terakhir mereka karena kami mengikuti ritme permainan mereka," katanya.

sumber : kompas.com

Puyol: Ibra Memang Sulit Dikawal

Bookmark and Share  
MILAN – Zlatan Ibrahimovic bisa menunjukkan kualitasnya di depan klub lamanya, Barcelona, saat pertandingan matchday ke-5 Liga Champions Grup H. Bek belakang Barcelona, Carles Puyol pun tidak menyangkal ketajaman mantan rekan setimnya itu.  
Ibrahimovic mencetak gol di menit 20 untuk menyamakan kedudukan 1-1.Namun Barcelona tampil impresif dan akhirnya menutup pertandingan di San Siro dengan skor 3-2.  
Seperti diketahui salah satu isu panas dalam pertemuan Barca Vs Milan dini hari tadi adalah, perang dingin Ibra dan pelatih Barca, Pep Guardiola setelah pemain Swedia itu meluncurkan bukunya berjudul “I Am Zlatan” yang berisi cerita perseteruannya dengan Guardiola saat dia masih memperkuat Barca.  
Pep sendiri disebut-sebut membuang Ibra karena menganggap pemain Swedia itu bukan lagi pilihan menarik  di lini depan Azulgrana sehingga dia lebih sering mencadangkannya dan kemudian melepasnya ke Milan. Meski terbuang, Ibrahimovic ternyata mampu membuktikan diri bahwa dirinya belum habis dengan mengantar Milan meraih scudetto musim lalu. 
Ketajaman Ibra pun dirasakan sendiri oleh lini belakang Barca.Dan ini pun diakui bek veteran Barca, Puyol.  “Saya punya hubungan yang bagus dengan Ibra, kami tahu dia sulit untuk dikawal,” tambah Puyol. Sayang satu gol Ibra tidak cukup membuat San Siro bergetar di akhir laga, karena Milanisti harus menerima kenyataan Barca telah menaklukan Ibra cs.  
“Misi kami adalah pergi dan menang di lapangan manapun.Itu yang kami lakukan hari ini.Saya memiliki feeling bagus, kami harus bekerja keras karena Milan tim hebat dengan pemain yang membuatnya berbeda,terutama di lini depan,” kata Puyol.

sumber : okezone.com

Guardiola Tak Punya Kesempatan Bertemu Ibra

Bookmark and Share  
MILAN – Pelatih Barcelona, Josep Guardiola mengungkapkan bahwa dirinya tak sempat bertatap muka langsung dengan Zlatan Ibrahimovic dalam laga di Stadion San Siro tadi malam. 
Padahal, pertemuan mereka merupakan momen paling ditunggu dari laga AC Milan versus Barcelona. Perseteruan atau lebih tepatnya kritikan keras Ibra dalam buku autobiografinya terhadap Pep Guardiola memang menjadi bumbu utama jelang laga Rossoneri melawan Blaugrana. 
Sayang, di laga yang akhirnya dimenangi Barcelona 3-2 tersebut, mereka tak jadi bertemu satu sama lain. “Kami tidak punya kesempatan untuk bertemu,” kata Guardiola pendek seperti dikutip dari Tribalfootball, Kamis (24/11/2011).  
Pep malah lebih suka untuk membicarakan soal performa Ibra di lapangan. Layaknya seorang olahragawan sejati yang tak malu mengakui keunggulan lawan, Pep pun tak sungkan memuji bekas anak asuhnya tersebut.  “Ibra merupakan pemain yang hebat. 
Nyaris tak terhentikan di kotak penalti. Dia sangat kuat dan memberi pemain belakang kami momen-momen yang sulit. Dia menciptakan banyak aksi-aksi yang berbahaya selama babak pertama,” kata Guardiola.

sumber : okezone.com

Allegri: Kami Bermain Lebih Berani

Bookmark and Share  
MILAN – Meski mengalami kekalahan di kandang sendiri atas Barcelona, pelatih AC Milan, Massimilano Allegri menyatakan, timnya berada di jalur yang benar. Bahkan performa timnya jauh lebih baik dari pertemuan sebelumnya di Nou Camp.  
Seperti diketahui, Milan harus mengakui kekalahan atas Barcelona di kandang sendiri dengan skor 2-3 dalam matchday kelima Liga Champions 2011/2012. Padahal di matchday awal, Rossoneri mampu menahan imbang 2-2 di Nou Camp September lalu.  
“Saya pikir itu penting bagi kami untuk memainkan permainan seperti tadi malam. Menghadapi tim dengan sepakbola terbuka, sekaligus untuk mengukur di level apa kami berada,” ujar Allegri seperti disitat Football-Italia, Kamis (24/11/2011).  “Kami meninggalkan laga ini dengan kekalahan, mungkin pantas. 
Tetapi dengan lebih percaya diri dari sebelumnya. Barcelona bermain selama 95 menit dengan cara yang selalu mereka (Barcelona) lakukan. Sementara itu kami menciptakan banyak peluang yang berbahaya buat mereka,” jelasnya.  Allegri juga mengakui kalau timnya sukses menutup permainan Lionel Messi dengan ketat, sehingga meminimalisir pergerakannya. 
Dia juga mengaku berhasil menginstruksikan para pemainnya untuk menekan lawan. Dan dibandingkan dengan hasil imbang 2-2 di Barcelona, Allegri menilai timnya bermain dengan keberanian.  “Malam ini kami berhasil menekan pemain lawan. Kami membuat hal yang lebih sulit bagi mereka. Kinerja in membuktikan bahwa kami berada di jalur yang benar,” pungkasnya.

sumber : kompas.com

Wednesday, November 23, 2011

Liu Fei









Liga Champions Grup H : Seru, Barca Tundukkan Milan 3-2

Bookmark and Share MILAN - Laga seru tersaji di San Siro, Kamis (24/11/2011) dinihari WIB saat AC Milan menjamu Barcelona. Lima gol tercipta dalam pertandingan tersebut, dengan The Catalans keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2. 
Meski sudah sama-sama lolos, pertemuan Milan vs Barca berlangsung menarik sejak menit awal. Dua raksasa Eropa ini bermain sama-sama bermain terbuka dan tempo tinggi, yang membuat lima gol tercipta sepanjang 90 menit.  
Tim tamu unggul lebih dulu melalui bunuh diri Mark Van Bommel, sebelum Zlatan Ibrahimovic bisa menyamakan kedudukan. Saat turun minum sang juara bertahan kembali dalam posisi di depan setelah Lionel Messi berhasil mengonversi hadiah penalti. 
Di awal babak kedua Kevin Prince Boateng membawa Rossoneri berada di level yang sama dengan gol yang dia lesakkan. Namun gol Xavi Hernandez di pertengahan babak kedua akhirnya memastikan anak didik Josep Guardiola pulang dengan membawa poin penuh. 
Hasil ini memastikan Barca lolos dari Grup H sebagai juara, mengumpulkan poin 13 dari lima pertandingan. Sementara Milan melangkah ke babak 16 besar dengan status runner up.

sumber : detiksport.com