Showing posts with label Pra Musim 2011/2012. Show all posts
Showing posts with label Pra Musim 2011/2012. Show all posts

Sunday, August 21, 2011

Kalahkan Juve, Milan Juarai Trofeo Berlusconi

Bookmark and Share

MILAN — AC Milan berhasil memboyong Trofeo Berlusconi setelah menekuk Juventus dengan skor tipis 2-1, Minggu atau Senin (22/8/2011).

Kemenangan ini juga merupakan pembalasan Milan atas kekalahan yang mereka derita dari Juventus di ajang Trofeo TIM, beberapa hari lalu. Saat itu, Milan juga kalah tipis 0-1. Juventus bisa dikatakan menurunkan tim terbaiknya dalam laga ini.

Sementara itu, Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, masih melakukan eksperimen demi mencari formasi terbaik. Milan mengancam lebih dulu. Tendangan keras Antonio Cassano pada menit ke-5 membuat kiper Gianluigi Buffon sempat khawatir. Sayang, tendangan Cassano masih belum akurat.

Dua menit berselang, giliran Clerence Seedorf yang punya peluang. Namun, tendangan Seedorf masih terlalu lemah sehingga mudah ditangkap oleh Buffon. Juve balik mengancam pada menit ke-8. Tendangan spekulasi dari Milos Krasic mengarah tepat ke arah gawang Milan. Namun, Abbiati berada dalam posisi yang tepat untuk mengamankan bola.

Milan akhirnya unggul pada menit ke-9 lewat aksi Kevin Prince Boateng. Memanfaatkan umpan Gianluca Abate dari sisi kanan, Boateng melakukan tendangan setengah voli yang membuat bola menghunjam sisi kiri gawang Buffon. Tuan rumah menambah keunggulan pada menit ke-23 lewat eksekusi tendangan bebas Seedorf.

Tendangan melengkung Seedorf membuat Buffon hanya bisa terpana. Bola masuk ke dalam gawangnya. Milan unggul 2-0. Juve hampir saja memperkecil ketinggalan pada menit ke-29. Tendangan keras Claudio Marchisio sebenarnya sudah tak mampu lagi dijangkau oleh Abbiati. Namun, Dewi Fortuna belum memihak Juventus karena bola masih membentur tiang gawang. Setelah unggul 2-0, Milan menurunkan tensi serangan mereka. Mereka lebih fokus untuk memperkuat lini tengah dan belakang.

Hasilnya, para pemain Juventus dibuat frustrasi karena kerap gagal menembus pertahanan tuan rumah. Babak pertama pun berakhir dengan skor 2-0 untuk Milan. Pada menit ke-52, Juventus kembali mengancam. Pirlo melepaskan bola ke arah gawang dengan kaki kanannya dari luar kotak penalti. Namun, bola masih bisa diblok oleh Abbiati. Juventus mampu memangkas ketertinggalan mereka menjadi 1-2 pada menit ke-58.

Umpan terobosan dari Pirlo langsung disosor oleh Mirko Vucinic dengan kaki kanannya. Upaya Abbiati untuk memblok bola berakhir sia-sia. Pemain pengganti, Alessandro Del Piero, hampir saja membuat Juventus menyamakan kedudukan. Menerima umpan terobosan dari Pirlo, Del Piero berdiri bebas dan tinggal berhadapan dengan Abbiati.

Sayang, Del Piero gagal menundukkan Abbiati yang berhasil memblok bola dengan kakinya. Juventus terus berusaha untuk menyamakan kedudukan. Namun, mereka selalu gagal menembus gawang Milan akibat disiplinnya pemain belakang Milan dan kepiawaian dari Abbiati. Begitu juga dengan Milan.

Sedikit peluang yang mereka dapat jelang akhir pertandingan. Ancaman terbaik dilepaskan oleh pemain pengganti, Kingsley Boateng, pada menit ke-87. Sayang, bola hasil tendangannya masih membentur mistar gawang. Dua menit berselang, Cassano yang mengancam. Namun, kali ini Buffon mampu mengamankan bola. Hingga pertandingan berakhir, keunggulan 2-1 untuk Milan tetap bertahan.

Susunan pemain

AC Milan: Abbiati, Abate (Oddo 89), Nesta (Ely 58), Bonera, Taiwo (Zambrotta 48), Gattuso (Kingsley Boateng 66), Ambrosini, Seedorf (Antonini 85), Emanuelson, Kevin Prince Boateng (Flamini 30), Cassano

Juventus: Buffon, Lichtateiner, Bonucci, Chiellini, De Ceglie (Reto Ziegler 85), Marchisio (Pazienza 73), Pirlo, Krasic (Fabio Quagliarella 85), Matri (Del Piero 44), Vucinic, Vidal (Pasquato 54)



sumber : kompas.com

Friday, August 19, 2011

Juru Kunci Di Trofeo TIM, Massimiliano Allegri Tetap Puas

Bookmark and Share

MILAN - Massimiliano Allegri puas dengan performa AC Milan di Trofeo TIM kendati tim asuhannya tersebut selalu menelan kekalahan sehingga harus mengakhiri turnamen segitiga di San Nicola itu di peringkat buncit.

Juara bertahan Serie A itu mengakhiri turnamen dengan poin nol setelah ditekuk Juventus 2-1 dan ditumbangkan Inter Milan 1-0, Kamis (19/8). “Saya puas dengan para pemain dalam hal kebugaran dan gaya bermain yang mereka tunjukkan,” ujar Allegri kepada Football Italia.

“Kami kebobolan gol-gol mudah, tapi yang lebih penting bagi saya adalah melihat sejauh mana kesiapan kami, dan saya pikir kami cukup siap.” Rossoneri bakal melanjutkan ujicoba dengan kembali menghadapi Juventus di Trofeo Luigi Berlusconi pada Minggu (21/8). Badai cedera menghantam lini depan Milan, tapi Allegri bisa mengandalkan Antonio Cassano yang menurutnya telah berhasil mendongkrak level kebugaran.

“Kami masih harus kembali mengevaluasi beberapa hal jelang duel di Trofeo Berlusconi. Saya hanya memiliki Antonio Cassano sebagai penyerang, tapi bagaimanapun juga kami harus tetap bermain.” “Saya senang dengan apa yang diperlihatkan Antonio, kondisinya semakin baik dan dia pemain yang sangat penting bagi kami.”



sumber : okezone.com

Trofeo TIM Atasi Juve dan Milan, Inter Jawara

Bookmark and Share

BARI - Turnamen segi tiga Trofeo TIM menjadi milik Inter Milan. Nerazzurri merebutnya setelah mengalahkan dua klub raksasa Italia lainnya, Juventus dan AC Milan. Trofeo TIM tahun ini digelar di Stadion San Nicola, Baru, Jumat (19/8/2011) dinihari WIB.

Setiap tim saling berhadapan sekali dalam pertandingan berdurasi 45 menit. Di pertandingan pertama, Inter dan Juventus bermain imbang 1-1. Juve unggul lebih dulu lewat gol Mirko Vucinic di menit sembilan namun Inter menyamainya lewat gol Andrea Rannochia di menit 16.

Pertandingan pertama kemudian dilanjutkan dengan adu penalti. Di sini, Inter unggul 6-5 sehingga secara keseluruhan menang 7-6. Dari tujuh penendangnya, cuma Goran Pandev yang gagal di kubu Inter.

Penendang lain, yakni Giampaolo Pazzini, Thiago Motta, Wesley Sneijder, Rannochia dan Walter Samuel sukses melaksanakan tugasnya. Dari kubu Juve, kegagalan Cristian Pasquato dan Andrea Barzagli membuat suksesnya eksekusi Alessandro del Piero, Leonardo Bonucci, Vucinic, Andrea Pirlo dan Stephan Lichtsteiner jadi tak berarti. Hasil itu membuat Inter merebut dua angka dan Juve memetik satu angka.



Juve Ungguli Milan

Di pertandingan berikutnya, Juventus mengungguli Milan 2-1. Di menit 13, Antonio Cassano membuat Milan memimpin tetapi Juve membalikkan skor berkat gol Arturo Vidal (20) dan Alessandro Matri (45). Juve pun meraih tiga angka dan Milan tidak mendapat apa-apa. Bianconeri total mengumpulkan empat angka dan masih bisa menjuarai turnamen ini.



Inter Atasi Milan

Di pertandingan terakhir, Inter menahbiskan diri selaku juara dengan memukul Milan 1-0. Gol semata wayang tim asuhan Gian Piero Gasperini itu dibukukan Diego Milito di menit 20. Dengan hasil ini, Inter pun berhak atas tiga angka tambahan dan mengoleksi total lima angka. Juve ada di posisi kedua dengan nilai empat dan Milan paling bontot dengan angka nol.



sumber : kompas.com

Sunday, August 7, 2011

Super Coppa Italia 2011 : Pato Senang Bantu Milan Juara

Bookmark and Share
BEIJING – Kendati dituding melakukan tindakan rasisme saat merayakan selebrasi kemenangan saat mengalahkan Inter Milan di laga Super Coppa Italia akhir pekan kemarin, Alexandre Pato ternyata tidak bisa menutupi kebahagiannya bisa memberikan trofi pertama untuk I Rosonerri di musim ini.
Walau tidak mencetak gol, Si Bebek memang memberikan kontribusi maksimal buat Milan dalam pertandingan derby Milan yang dipertandingkan di Stadium Bird Nest Beijing pada Sabtu lalu.
Terlebih, Pato sendiri menjadi aktor terciptanya gol kedua Milan yang dicetak Kevin Prince Boateng untuk mengunci kemenangan Milan dengan skor 2-1 di pertandingan ini. Bola liar sepakan diagonalnya di menit 69 berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh Boateng untuk merubah kedudukan 2-1 untuk keunggulan Milan.
“Saya mencoba yang terbaik untuk mengulurkan tangan membantu dalam beberapa menit saat saya bermain dan berhasil menarik keluar Julio Cesar dsari gawangnya (memanfaatkan bola liar sepakan Pato) dan saya senang,” kata Pato dilansir Goal, Minggu (7/8/20110). Terkait anggapan miring yang mengatakan dirinya tampil kurang konsisten dibandingkan dengan Zlatan Ibrahimovic, Pato menjawabnya dengan diplomatis.
Mantan bomber Internacional itu memilih membuktikan semua anggapan tersebut di atas lapangan. “Saya tidak tahu,” kata Pato. “Kami harus selalu bermain bersama untuk mengetahui, kami selalu mencoba dan melakukan yang terbaik untuk kemenangan Milan,” sambungnya seraya berharap dirinya mendapat tempat di hati sang allenatore Massimiliano Allegri di tim inti.

sumber : okezone.com

Cetak Gol, Boateng Beruntung

Bookmark and Share
BEIJING – Gelandang AC Milan Kevin Prince-Boateng masih tak percaya dengan gol yang dicetaknya ke gawang Julio Cesar. Boateng merasa beruntung bisa membawa Rossoneri berbalik unggul. Milan sempat tertinggal 0-1 oleh gol Wesley Sneijder di babak pertama.
Namun, skuad besutan Massimiliano Allegri akhirnya menyamakan kedudukan berkat gol Zlatan Ibrahimovic. Boateng pun membawa Il Diavolo unggul setelah menyambar tendangan Alexandre Pato. Il Diavolo akhirnya merebut trofi Supercoppa Italiana berkat kemenangan 2-1 atas Inter Milan, Sabtu (7/8/2011).
“Saya berada di tempat yang tepat, karena Pato melepaskan tendangan dan beruntung saya mampu menyambarnya,” beber gelandang internasional Ghana. “Saya merasa sangat baik dan ini penting bagi kami memenangkan pertandingan perdana musim ini. Babak pertama cukup berat, tapi setelah jeda kami fokus untuk meraih target dan melakukan apa yang ingin dilakukan,” lanjutnya.
“Apa yang harus kami lakukan adalah menunggu mereka melakukan kesalahan dan itulah bagaimana kami mengalahkan mereka,” tutup Boateng, seperti dikutip Football-Italia, Minggu (8/8/2011).

sumber : okezone.com

Saturday, August 6, 2011

PialaSuper Italia : Milan Puncaki Daftar Perolehan Gelar

Bookmark and Share
BEIJING - Piala Super Italia 2011 menjadi milik Milan setelah di Beijing, Cina, malam tadi bisa menundukkan Inter dengan skor 2-1. Gelar tersebut melengkapi torehan gelar Milan yang diraih musim lalu, yaitu scudetto Serie A Italia.
Yang membanggakan, kemenangan atas Inter tersebut menjadikan Milan sebagai tim Italia dengan jumlah tropi Piala Super Italia terbanyak.
Kemenangan tahun ini menjadi kemenangan keenam Milan sejak Piala Super Italia diselenggarakan tahun 1988. Sedangkan Inter mengisi peringkat kedua dengan lima tropi, disusul Juventus dengan empat piala.

Inilah Daftar Juara Piala Super Italia:
1988 Milan
1989 Inter
1990 Napoli
1991 Sampdoria
1992 Milan
1993 Milan
1994 Milan
1995 Juventus
1996 Fiorentina
1997 Juventus
1998 Lazio
1999 Parma
2000 Lazio
2001 Roma
2002 Juventus
2003 Juventus
2004 Milan
2005 Inter
2006 Inter
2007 Roma
2008 Inter
2009 Lazio
2010 Inter
2011 Milan

Rekapitulasi Juara:
6 gelar - Milan
5 - Inter
4 - Juventus
3 - Lazio
2 - Roma
1 - Parma, Sampdoria, Fiorentina, Napoli


sumber : goal.com

Ibra: Kemenangan adalah Mentalitas Mila

Bookmark and Share
BEIJING - Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, mengungkapkan, kemenangan sudah menjadi mentalitas bagi timnya. Menurutnya, faktor itulah yang membuat timnya berhasil mengalahkan Inter Milan 2-1 di Piala Super Italia, Sabtu (6/8/2011).
Milan memang sempat dibuat kerepotan oleh permainan musuh bubuyutannya itu dan terpaksa tertinggal 0-1 pada babak pertama oleh Wesley Sneijder. Selepas turun minum, Gennaro Gatusso dan kawan-kawan bangkit. Milan bahkan hanya membutuhkan 15 menit untuk membobol gawang Julio Cesar lewat gol Ibra.
Setelah gol tersebut, Inter seperti kehilangan konsentrasi dan kembali kebobolan lewat aksi Kevin Prince-Boateng hanya dalam tempo sembilan menit kemudian. Gol Boateng itu pun memastikan Milan meraih gelar Piala Super Italia untuk keenam kalinya. "Aku pikir jika kami memenangkan pertandingan ini dengan penampilan kurang sempurna, kami masih bisa menunjukkan kualitas yang luar biasa.
Kami ingin memenangkan semuanya. Tugas kami adalah meraih kesuksesan. Menang adalah sebuah mentalitas Milan," beber Ibra kepada Milan Channel. Penyerang asal Swedia itu mengaku yakin gelar Piala Super Italia menjadi pelecut bagi timnya untuk meraih berbagai trofi pada musim ini. "Kami memulai musim dengan kemenangan luar biasa.
Ini adalah pertandingan yang penting bagi kami dan kami semua bahagia. Kami telah bekerja selama sebulan. Namun, kami bisa tampil lebih baik dan kembali ke Milan dengan trofi ini dan memacu kami," ujarnya.
sumber : kompas.com

Selebrasi Pato Undang Kontroversi

Bookmark and Share
BEIJING- Para pemain AC Milan merayakan kemenangan klubnya usai menjuarai Supercoppa Italia dengan berbagai selebrasi, tak terkecuali dengan striker Alexandre Pato.
Namun beberapa media menganggap selebrasi pemain berjuluk The Duck tersebut.mengandung rasisme. Kemenangan Milan atas Inter 2-1 di Derby Della Madonina jilid pertama di musim ini masih menyisakan cerita. Kali ini berkaitan dengan selebrasi Pato yang memiliki unsur rasis.
Selebrasinya ditunjukkan pada saat penyerahan trofi Milan. Seperti dilaporkan 101greatgoals, Sabtu (6/8/2011), saat itu mantan pemain Internacional tersebut melakukan selebrasi dengan cara membuat matanya terlihat sipit dengan menariknya menggunakan kedua tangannya dan menghadap kamera.
Kontan perlakuan itu mengundang spekulasi bahwa dirinya secara langsung melakukan kecerobohan dengan menyindir publik Cina yang memiliki mata sipit. Hal ini mungkin dianggap lucu baginya, tapi justru akan membuat tersinggung di mata publik Cina. Mungkin dia merasa terlarut dengan keberhasilan Milan pada pertandingan tersebut sehingga ia tak sadar bahwa perlakuannya bisa mengundang kontroversi warga Cina.
Apalagi hal itu dilakukan di depan 80 ribu penonton yang membanjiri Stadion Bird Nest, Beijing, Cina. Pato terancam akan bernasib sama dengan pemain Real Madrid, Cristiano Ronaldo. CR7 sempat dikecam oleh media dan warga Cina atas sikapnya yang arogan pada saat konfrensi pers jelang pertandingan pramusim Madrid melawan Guangzhou Evergrande, Rabu kemarin. Tampaknya para pemain Eropa harus berhati-hati dalam memberikan sikap ketika berkunjung ke Asia. Pasalnya budaya Asia tak seperti di Eropa, dimana budaya di Asia cenderung sensitif dengan budaya Timurnya.

sumber : okezone.com

Tanpa Rekan, Ibra Seperti Mati di Air

Bookmark and Share
BEIJING - Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, berpendapat, tanpa bantuan rekan-rekan setim, ia tidak akan bisa mencetak gol ke gawang Inter Milan di Piala Super Italia, Sabtu (6/8/2011). "Aku mencoba untuk melakukan yang terbaik dan bekerja keras.
Namun, aku mengakui bahwa diriku seperti mati di air tanpa rekan setim. Sekali lagi, aku mencetak gol pada hari ini berkat Seedorf dan rekan-rekan lain. Apa lagi yang bisa saya lakukan tanpa kerja keras mereka?" kata Ibra kepada Milan Channel. Gol Ibra yang tercipta pada menit ke-60 memang terancang dengan baik.
Gol berawal dari kejelian Robinho melepaskan umpan matang kepada Clarence Seedorf yang berdiri bebas di kotak penalti. Dengan cepat, Seedorf melepaskan umpan yang disambut Ibra dengan sundulan keras dan gol.
Gol tersebut membuat Inter kehilangan konsentrasi setelah Samuel Eto'o dan kawan-kawan kembali kebobolan oleh aksi Kevin Prince-Boateng hanya dalam tempo sembilan menit kemudian. Gol Boateng itu pun memateraikan kemenangan Milan 2-1.
sumber : kompas.com

Milan Layak Juara Piala Super Italia

Bookmark and Share
BEIJING - Pelatih AC Milan, Massimilano Allegri, berpendapat timnya layak menjurai Piala Super Italia usai membungkam Inter Milan 2-1 di Stadion Beijing National, Sabtu (6/8/2011) malam.
"Kami tahu ini adalah pertandingan yang sulit dan memulai musim dengan memenangi derbi bukanlah hal yang mudah," jelas Allegri usai pertandingan. Milan sempat tertinggal 0-1 lewat gol yang diciptakan Wesley Sneijder pada menit ke-25. Namun, Gennaro Gatusso dan kawan-kawan bangkit selepas turun minum.
Zlatan Ibrahimovic berhasil menyamakan kedudukan 1-1 berkat gol yang diciptakan pada menit ke-60. Setelah gol tersebut, Allegri melakukan sedikit perubahan terhadap strategi timnya. Dia memasukkan Alexandre Pato untuk menggantikan Robinho. Perubahan yang dilakukan Allegri cukup brilian.
Pato-lah aktor di balik terciptanya gol Kevin Prince-Boateng pada menit ke-69. "Setelah kebobolan gol Wesley Sneijder, kami membaik, lalu bola membentur mistar (tandukan Ibra). Kami kemudian dua kali mencetak gol dan tidak membiarkan Inter bangkit kembali. Di babak kedua, kami menekan dan bermain dengan lebih berani.
Ini adalah semangat yang ingin saya lihat dalam sepak bola di Milan," beber Allegri. Ini merupakan gelar keenam bagi Milan. Terakhir, Milan menjuarai Piala Super Italia pada 2004 lalu
sumber : kompas.com

Allegri: Milan Sudah Kompetitif

Bookmark and Share
BEIJING - Meskipun sempat tertinggal, akhirnya AC Milan berhasil meraih trofi Supercoppa Italia 2011 setelah mengalahkan rival sekotanya Inter Milan. Menurut pelatih Rossonerri, Massilimiano Allegri timnya layak mendapatkan gelar ini.
Kemenangan AC Milan atas Inter Milan terjadi di Derby Della Madonnina edisi Supercoppa Italia 2011 bisa dibilang fantastis. Pasalnya, I Diavollo Rosso sempat tertinggal di babak pertama lewat gol Wesley Sneijder di menit ke-22. Namun secara mengejutkan, Milan berhasil bangkit di babak kedua.
Lewat serangan bertubi-tubi, Ibrahimovic dan Boateng berhasil merubah keadaan, sehingga Milan layak merengkuh gelar Supercoppa untuk keenam kalinya. Allegri meyakini bahwa Milan layak mendapatkan gelar tersebut: “Kami tahu ini pertandingan yang sulit dan memulai musim dengan sebuah pertandingan Derby ini adalah tidak mudah,” ucap Allegri seperti dikutip Rossoneriblog, Sabtu (6/8/2011).
“Kami tidak mendapatkan awal yang baik, terima kasih untuk Inter. Karena setelah gol Sneijder, kami melakukan perbaikan,” sambungnya. Pada babak kedua, Allegri mengakui bahwa timnya bermain lebih menekan dan para pemain bermain dengan keberanian yang lebih.
“Ini adalah semangat yang ingin saya lihat dari para pemain di Milan. Tim ini sudah kompetitif. Tim ini merupakan kelompok yang benar-benar fantastis,” pungkasnya.

sumber : okezone.com

Milan Juara Piala Super Italia

Bookmark and Share
BEIJING — AC Milan berhasil meraih juara Piala Super Italia seusai menundukkan Inter Milan 2-1 di Stadion Beijing National, Sabtu (6/8/2011) malam. Milan sebetulnya sempat tertinggal oleh gol yang diciptakan Wesley Sneijder pada menit ke-25.
Gelandang asal Belanda itu mengeksekusi tendangan bebas yang gagal ditepis Christian Abbiati. Unggul 1-0, Inter semakin menguasi permainan. Bahkan, Samuel Eto'o nyaris menggandakan keunggulan timnya. Namun, tendangan penyerang asal Kamerun itu masih bisa diantisipasi pada menit ke-37.
Milan bukannya tanpa peluang. Zlatan Ibrahimovic nyaris mencetak gol balasan seusai memaksimalkan umpan silang Ignazio Abate. Sial bagi Milan, tandukan Ibra masih membentur tiang gawang Julio Cesar. Itu menjadi peluang terakhir dan Milan terpaksa tertinggal 0-1 sampai turun minum. Milan berusaha mengendalikan permainan pada babak kedua.
Usaha tim besutan Massimiliano Allegri akhirnya membuahkan hasil lewat gol yang diciptakan Ibrahimovic pada menit ke-60. Gol berawal dari kejelian Robinho melepaskan umpan matang kepada Seedorf yang berdiri bebas di kotak penalti. Dengan cepat, Seedorf melepaskan umpan yang disambut Ibra dengan sundulan keras dan gol.
Kedudukan imbang 1-1, Allegri melakukan sedikit perubahan terhadap strategi timnya. Dia memasukkan Alexandre Pato untuk menggantikan Robinho. Perubahan yang dilakukan Allegri cukup brilian. Bagaimana tidak, Pato-lah aktor di balik terciptanya gol Kevin Prince-Boateng pada menit ke-69. Menguasai bola dari umpan Abate, Pato langsung melepaskan tembakan keras.
Meskipun bola hasil tendangan penyerang asal Brasil itu membentur tiang, Boateng menjangkau bola dan berhasil menjejalkannya. Boateng meluapkan kegembiraannya dengan melakukan tendangan kungfu. Tertinggal, Inter menaikkan intensitas serangannya untuk mencetak gol balasan. Sayang usahanya gagal setelah skor 2-1 untuk keunggulan Milan bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain AC Milan: Christian Abbiati; Thiago Silva, Alessandro Nesta, Gianluca Zambrotta, Ignazio Abate; Mark Van Bommel; Kevin-Prince Boateng, Clarence Seedorf, Gennaro Gattuso (Massimo Ambrosini 75); Robinho (Pato 61), Zlatan Ibrahimovic.

Inter Milan: Júlio César; Walter Samuel, Cristian Chivu, Andrea Ranocchia;Dejan Stankovic (Giampaolo Pazzini 74), Thiago Motta, Joel Chukwuma Obi, Javier Zanetti; Samuel Eto'o, Wesley Sneijder, Ricardo Álvarez Puig Faraoni.


sumber : kompas.com

Friday, August 5, 2011

Jelang Piala Super Italia : Allegri Masih Cari Tandem untuk Ibra

Bookmark and Share
BEIJING - AC Milan memastikan Zlatan Ibrahimovic sebagai salah satu striker dalam laga Piala Super Italia kontra Inter Milan. Untuk partner Ibra sebagai ujung tombak, Masimilliano Allegri masih belum bisa memutuskan.
Milan akan menghadapi Inter dalam laga pembuka musim Piala Super Italia, Sabtu (6/8/2011) malam WIB. Jauh-jauh hari kubu Rossoneri sudah menegaskan akan memperlakukan pertandingan tersebut dengan serius lantaran dianggap bisa menjadi start yang bagus untuk mempertahankan titel juara Seri A.
Karena itulah Milan akan menurunkan skuad terbaiknya dalam pertandingan itu. Hal yang jelas tidak sepele karena meski tak banyak pemain cedera, menentukan pilihan di antara beberapa nama menyebabkan Allegri pusing. "Robinho, Kevin-Prince Boateng, Antonio Cassano dan Alexandre Pato tengah bertarung untuk memperebutkan dua tempat di skuad utama.
Ini tidak pernah menjadi keputusan yang mudah, terutama untuk pertandingan yang bisa berlanjut ke perpanjangan waktu, jadi saya butuh semua pemain," sahut Allegri di Football Italia. Terkait strategi yang bakal dimainkan Inter, Allegri mengaku sejauh ini masih buta. Selain karena pergantian pelatih dari Leonardo ke Gian Piero Gasperini, La Beneamata saat ini juga tengah dalam ancaman tidak bisa memainkan Dejan Stankovic.
"Saya tidak tahu jika Inter akan memakai taktik baru, karena hanya Gian Piero Gasperini yang tahu soal hal itu. Jika Dejan Stankovic pulih dari masalah lutut, dia akan jadi pemain yang penting. Dia seorang pejuang, jadi saya harap dia ada di sana. Jika saya bisa berharap ada pemain yang absen, itu adalah Samuel Eto'o dan Wesley Sneijder."
"Kami menjalani pertandingan ini dengan rasa lapar yang sama untuk bisa memenangi Piala Super ini. Saya katakan pada Anda, saya merasa tak segugup dibanding saat derby yang kemudian memberi kami Scudetto musim lalu," tuntas Allegri.

sumber : detiksport.com

Jelang Piala Super Italia : Allegri Waspadai Tiga Pemain Kunci Inter

Bookmark and Share
BEIJING - Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri memberikan gambaran terkait kekuatan Inter Milan yang akan jadi lawan Milan di ajang Piala Super Italia, Sabtu (6/8/2011) malam nanti WIB. Menurutnya, Nerazzurri memiliki tiga pemain kunci yang harus diwaspadai anak asuhnya. Siapa mereka?
Ketiga pemain kunci Inter versi Allegri adalah Wesley Sneijder, Samuel Eto’o dan Dejan Stankovic yang kondisinya masih diragukan karena belum pulih dari cedera lutut. Allegri mengultimatum anak asuhnya untuk mematikan pergerakan tiga pemain tersebut bila ingin pulang dengan trofi juara dalam genggaman.
“Jika Dejan (Stankovic) bisa pulih dari masalah lututnya, dia akan menjadi pemain penting di laga ini. Dia adalah pejuang sejati,” tutur Allegri seperti disitat Football-Italia, Sabtu (6/8/2011). “Jika saya bisa, saya ingin Samuel Eto’o dan Wesley Sneijder tidak bermain,” sambungnya.
Dalam kesempatan ini, Allegri juga memberikan komentarnya seputar kabar yang menyebut pelatih Inter, Gian Piero Gasperini akan mengubah skema permainannya di laga nanti. “ Saya tidak tahu jika Inter akan mengusung taktik berbeda, sebab hanya Gian Piero Gasperini yang tahu jawabannya,” imbuhnya.
Terakhir, mantan pelatih Cagliari ini juga memberikan gambarannya terkait jalannya pertandingan yang akan dihelat di Bird’s Nest, Beijing China. Menurutnya, pertandingan bakal sengit dan berpeluang diakhiri lewat perpanjangan waktu. “Kami akan memulai laga dengan posisi seimbang dan masing-masing klub punya rasa lapar yang sama akan gelar Piala Super Italia. Namun, saya tidak segugup seperti laga derby kedua yang membawa kami merengkuh scudetto musim lalu,” lanjutnya.
“Tidak mudah mengambil keputusan, terutama dalam pertandingan yang berpotensi diakhiri dengan perpanjangan waktu. Jadi, saya butuh semua pemain yang ada,” pungkas Allegri enggan memberikan kepastian terkait strategi dan susunan pemain yang akan ditampilkannya di laga nanti.
Dalam laga nanti, I Rossoneri bakal turun dengan kekuatan yang hampir sama dengan musim lalu. Ini tak lepas dari cederanya dua pemain anyar Philippe Mexes dan Stephen El Shaarawy, serta Taye Taiwo yang harus absen karena menjalani sanksi (kartu kuning) yang dibawanya saat masih memperkuat Olympique Marseille.

sumber : okezone.com

PREVIEW Piala Super Italia : Adu Gengsi Duo Milano Di Cina

Bookmark and Share
BEIJING - Musim Serie A Italia 2011/12 akan segera bergulir. Namun sebelumnya sudah ada laga penuh persaingan dan sarat gengsi yang digelar untuk memanaskan kompetisi musim depan. Duel itu tidak terjadi di Italia, melainkan di Cina, negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia.
Yang bertanding adalah peraih scudetto musim lalu, Milan, melawan saudara mudanya Inter, yang juga merupakan juara Coppa Italia. Kedua tim kota Milan itu akan bersaing untuk memerebutkan tropi juara Piala Super Italia. Kedua tim tidak main-main menghadapi laga ini. Inter misalnya, sampai harus memangkas masa liburan Javier Zanetti dan Julio Cesar yang baru pulang membela negaranya di Copa America.
Untuk komposisi pemain, Gian Piero Gasperini mungkin akan memainkan skema 3-4-3. Cristian Chivu akan diposisikan sejajar bersama Ivan Cordoba dan Andrea Rannochia. Di tengah ada Zanetti, Thiago Motta, Wesley Sneijder dan mungkin Dejan Stankovic untuk menopang trio Samuel Eto'o, Giampaolo Pazzini dan Goran Pandev.

Sementara Milan masih setia dengan komposisi pemain mereka musim lalu, meski ada sejumlah pemain dengan muka baru. Perubahan mungkin tidak terjadi secara signifikan. Dengan formasi andalan Max Allegri 4-3-1-2, Thiago Silva masih akan berduet dengan Alessandro Nesta, meski masih ada peluang berduet dengan Mario Yepes. Siapa pun dua pemain yang mengisi jantung pertahanan akan diapit oleh Abate dan Gianluca Zambrotta.
Di tengah, Mark Van Bommel akan jadi jenderal dengan dibantu Massimo Ambrosini dan Rino Gattuso. Untuk gelandang serang, bisa diisi oleh Kevin-Prince Boateng atau Clarence Seedorf, bahkan Robinho untuk membantu duet Zlatan Ibrahimovic dan Alexandre Pato. Jika kedua tim akan menurunkan pemain terbaik mereka, patut dinanti siapa yang akan memenangi laga pembuka musim Serie A 2011/12 ini.


Prediksi Skuad:

Inter: Julio Cesar, Ranocchia, Chivu, Cordoba, Stankovic Sneijder, Motta, Zanetti, Pazzini, Eto'o, Pandev

Milan: Amelia, Abate, Thiago Silva, Yepes, Zambrotta, Ambrosini, Van Bommel, Gattuso, Boateng, Ibrahimovic, Pato.

Prediksi Hasil:
Inter 1-3 Milan


sumber : goal.com

Thursday, August 4, 2011

Jelang Piala Super Italia : Fokus Inter Bukan Hanya ke Ibra

Bookmark and Share
BEIJING - Zlatan Ibrahimovic dapat disebut sebagai pemain terbaik AC Milan musim lalu. Tetapi Inter Milan enggan fokus ke Ibra seorang saat kedua tim berhadapan pada akhir pekan. Tampil jadi salah satu andalan di lini depan Milan, Ibra musim lalu mengemas 14 gol liga.
Ini merupakan jumlah terbanyak di Rossoneri, yang mana dicetak oleh Ibra, Robinho dan Pato. Akan tetapi, Ibra dapat disebut punya peran lebih besar buat Milan dalam menggondol Scudetto musim lalu. Pasalnya, si pemain Swedia bukan cuma piawai bikin gol tetapi juga menjadi raja assist Rossoneri dengan torehan 11 assist.
Ibra niscaya akan kembali jadi salah satu andalan Milan yang bakal mengancam gawang Inter di Piala Super Italia, Sabtu (6/8/2011). Fakta bahwa Ibra cukup tahu isi "dapur" Inter--yang dibelanya 2006–2009--kian menambah potensi bahaya yang ia hadirkan untuk Nerazzurri. Inter sendiri tahu benar dengan kemampuan Ibra.
Namun, ini tak berarti La Beneamata hanya akan fokus ke dirinya seorang. "Ibra? (Tak masalah) Selama Anda tidak membiarkan pemain sekaliber dirinya mendapat terlalu banyak ruang, tapi Inter takkan berkonsentrasi kepada Ibra saja," tegas Duta Inter Milan Luis Figo di situs resmi Inter.

sumber : detiksport.com

Jelang Piala Super Italia Derby Milan 'Boyongan' yang Akan Tetap Seru

Bookmark and Share
BEIJING - Tidak seperti biasanya, Derby della Madonnina akhir pekan ini akan "boyongan" ke Beijing, China. Meski tak digelar di tanah Italia, derby kota Milan itu diyakini akan tetap seru dan sengit seperti biasanya.
Sudah 207 kali pertarungan antara AC Milan kontra Inter Milan, bertajuk Derby della Madonnina, digelar. Sabtu (6/8/2011), pertandingan ke-208 akan hadir. Tempatnya bukan di Stadion San Siro/Stadion Giuseppe Meazza yang bersama-sama dihuni oleh Milan dan Inter, melainkan Stadion Bird's Nest di Beijing. "Memang akan aneh, tapi ini akan sama menariknya seperti derby di San Siro.
Dan kami akan menikmatinya," seringai penyerang Milan Pato di La Gazzetta dello Sport. Satu hal yang akan terasa berbeda niscaya adalah suhu udara di Beijing yang lebih hangat ketimbang di Italia sana. Tetapi ini tak mengurangi antuasiasme punggawa Inter Wesley Sneijder. "Aku belum pernah ke sini sebelumnya dan aku sangat menikmatinya. Memainkan Piala Super di Beijing itu keren dan akan jadi amat menyenangkan," ujar Sneijder di situs Inter. "Tentu saja ini juga derby sehingga ini akan jadi partai yang menyenangkan," serunya.
Sejauh ini, pertarungan Milan kontra Inter memang acap berjalan ketat. Buktinya adalah catatan Derby della Madonnina: dari 207 kali pertemuan Inter menang di 72 pertandingan, tertinggal tipis dari Milan yang 74 kali menang. Dalam jumlah pertemuan itu Inter membuat 282 gol, sedangkan Milan 285 gol.

sumber : detiksport.com

Wednesday, August 3, 2011

Jelang Piala Super Italia : Berharap Peruntungan Si Kapten Milan Sudah Berubah

Bookmark and Share
BEIJING - Massimo Ambrosini punya rekam jejak kurang oke di Piala Super Italia. Kini si kapten AC Milan dan timnya niscaya berharap kesialan sudah menjauh setelah tahun 2004 lalu.
Kurang akrabnya Dewi Fortuna dengan Ambrosini di kancah Piala Super Italia itu dipaparkan oleh situs resmi Milan. Ditilik dari kiprahnya sampai tahun 2004, penilaian itu memang tidak keliru. Simak saja catatan Ambrosini berikut ini.
Pada tahun 1996, Milan berhak tampil di Piala Super Italia untuk menghadapi Fiorentina. Kendati mulai membela Rossoneri sejak 1995, Ambrosini tak dimainkan dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 1-2 untuk Milan tersebut. Setahun kemudian, Ambrosini sedang dipinjamkan Milan ke Vicenza, yang juga berhasil tampil di Piala Super Italia. Menghadapi Juventus, Ambrosini yang tampil penuh tak kuasa menyelamatkan timnya dari kekalahan telak 0-3.
Pada tahun 1999, Ambrosini sudah kembali ke Milan yang sekali lagi tampil di Piala Super Italia dengan lawannya kali ini adalah AC Parma. Kembali bermain penuh, Ambrosini lagi-lagi mencicipi kekalahan. Tahun berganti dan Milan bermain lagi di Piala Super Italia tahun 2003. Menghadapi Juventus, Ambrosini diturunkan di paruh kedua laga yang berjalan sengit.
Kedua kesebelasan bermain 1-1, lewat dua gol di extra time, sampai akhirnya Juve menang lewat adu penalti. Ambrosini pun kembali gagal menjuarai Piala Super Italia. Sampai akhirnya pada tahun 2004, di mana Milan berhadapan dengan Lazio.
Kali ini Ambrosini bermain sampai dengan menit 77, semenit setelah Milan unggul 3-0 dari Lazio. Skor itu bertahan sampai akhir. Di laga tersebut Ambrosini memang tidak bermain penuh, tapi setidaknya kali ini ia berhasil memenangi Piala Super Italia untuk kali pertama bersama timnya. Sukses tahun 2004 itulah yang kini diharapkan sudah mengubah peruntungannya, Sabtu (6/8/2011), saat menghadapi Inter Milan. Apalagi kali ini statusnya adalah kapten tim.

sumber : detiksport.com

Ignazio Abate Terancam Absen Di SuperCoppa

Bookmark and Share
BEIJING - Ignazio Abate dikhawatirkan tidak dapat memperkuat AC Milan pada laga SuperCoppa Italiana melawan Inter Milan di Beijing.
Pasalnya, bek kanan itu menderita gejala flu sehingga terpaksa tidak mengikuti sesi latihan tim di stadion Sangkar Burung, Rabu (3/8) petang.
Daniele Bonera tampil sebagai pengganti untuk posisinya sehingga diperkirakan akan mengisi pula posisi tersebut dalam pertandingan nanti.


sumber : goal.com

Tuesday, August 2, 2011

Ratusan Interisti Keroyok Seorang Milanisti

Bookmark and Share
BEIJING Jelang pertandingan Piala Super Italia yang mempertemukan AC Milan dengan Inter Milan di Beijing, China, Sabtu (6/8/2011), suasana mulai memanas di antara pendukung kedua tim.
Dilaporkan, seorang pendukung Milan (Milanisti) dikeroyok oleh ratusan pendukung Inter (Interisti) saat kedua tim melakukan sesi latihan. Insiden itu terekam dalam dua foto yang dipublikasikan situs Caughtoffside. Di foto pertama, ratusan Interisti terlihat mengeroyok seorang pendukung yang mengenakan baju merah-hitam, seragam kebesaran Milan.
Dua petugas keamanan berusaha mencegah aksi anarki tersebut. Di sini lain, beberapa di antara pendukung Interisti tampak cuek dengan memilih untuk mengabadikan momen itu. Petugas keamanan tampak tak kuasa meredam aksi anarki Interisti.
Seperti yang tergambar di foto kedua, beberapa Interisti berhasil melucuti kaus sang korban. Tak disebutkan secara jelas asal-muasal insiden tersebut dan kondisi sang korban.

sumber : kompas.com